SUKABUMI - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, jumlah tenaga kerja asing di Indonesia hanya 0,03 persen dari total penduduk Indonesia.
"Jumlah tenaga kerja asing di Indonesia hanya 80.000-an dibanding 260 juta penduduk Indonesia," kata Jokowi dalam kampanye terbuka di Gedung Bazul Ashyab Cikembang, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, seperti dikutip Antaranews, Kamis (11/34/2019).
Ia menyebutkan, jumlah itu jauh lebih kecil dibanding di Uni Emirat Arab yang mencapai 80 persen, Arab Saudi 33 persen, dan Malaysia 5 persen.
(Baca Juga: Ganjar Tuding Prabowo Bikin Drama soal Larangan Kampanye di Semarang)
Ia menambahkan, berita jutaan TKA asing menyerbu Indonesia merupakan berita yang tidak benar. "Hati hati saya minta agar berita yang meresahkan masyarakat diluruskan," ujarnya.
Ia meminta para pendukung, relawan, kader juga meluruskan berita bohong lainnya seperti Jokowi adalah PKI, azan akan dilarang jika Joko-Ma'ruf menang, juga hoaks soal penghapusan pendidikan agama di sekolah, perkawinan sejenis diizinkan.