Api justu lebih dulu membakar bagian kerangka raksasa penyangga bangunan Notre-Dame yang terbuat dari kayu. Padahal, pihak pengurus Notre Dame sendiri mengatakan balok-balok kayu punyusun kerangka tersebut telah berdiri di sana sejak abad ke-13.
Puncak menara pun akhirnya runtuh setelah tiang penyangga terbakar selama kurang lebih satu jam setelah kebakaran terjadi.
Lebih lanjut, pihak pengurus juga mengklaim tengah melakukan renovasi bangunan tersebut dan telah menghabiskan dana sebesar 6,8 juta dolar atau sekira 95 miliar rupiah.
Baca Juga: Gereja Notre Dame Terbakar saat Sedang Direnovasi
Sebelumnya diberitakan, melalui akun Twitter pribadinya, Emmanuel Macron bersedih melihat apa yang terjadi pada salah satu tempat yang bersejarah di Paris, dan juga salah satu tempat wisata popular di dunia tersebut.