RIYADH – Presiden Urusan Masjid Suci dan Masjid Nabi Syekh Dr Abdurrahman bin Abdulaziz al Sudais pada Kamis 25 April 2019 mengumumkan rencana operasional saat bulan suci Ramadan 1440 Hijriah yang mencakup 10 area utama.
Hal ini dilakukan guna meningkatkan pekerjaan selama Ramadan, di antara fokus utama terletak pada bimbingan ilmiah yang berkaitan dengan persiapan dan koordinasi studi akademik, serta membimbing para pengunjung Masjid Suci.
Mengutip dari DNA News, Jumat (26/4/2019), Sheikh al Sudais menegaskan bahwa rencana operasional berfokus pada pengembangan, pembaruan, dan cakupan layanan dengan memerhatikan standar serta faktor indikator untuk meningkatkan kekuatan melalui siklus, musiman, kerja lapangan, dan menunjukkan jenis layanan melalui media serta media sosial untuk membawa pesan dari dua Masjid Suci kepada dunia.
Menurut dia, area layanan lapangan dianggap utama karena akan fokus melayani para pengunjung dan para jamaah umrah secara langsung. Petugas akan menyediakan 10.225 kursi roda dan 1.500 kursi roda listrik, di samping menyediakan 110.000 makanan berbuka puasa setiap hari.
Ada 210 pintu yang siap dibuka di Masjid Al Haram. Terdapat 25.000 kontainer air zamzam yang siap diminum. Ada 34.591 karpet baru untuk salat. Ada juga 1.500 izin telah diberikan untuk makanan Iftar Saen di dalam Masjidil Haram.
Sheikh al Sudais mengatakan, dalam rencana tersebut juga mencangkup tenaga kerja, sosial budaya, rekayasa informatif dan pengamatan pembangunan.