Berdasarkan data suara yang sudah masuk sebanyak 40.6 persen tersebut, Lukman Edy menyebutkan hasil rekapotulasi yang dihitung oleh internal mereka terlihat kemiripan dengan dengan real count yang dimiliki oleh KPU dan quick count lembaga survei lainnya.
“Kemudian posisi real count KPU, kita 56,3 persen dan Prabowo 43,7 persen, dengan data yang sudah masuk sebesar 37,65 persen. Kalau kita bandingkan kembali dengan quick count lembaga survei margin erornya 1 lah ya, kita 54 persen, ada yang 55 persen,” terangnya.
“Kita surplus ini karena mungkin banyak data dari Jawa Tengah masuk ya, tapi lalau saya berdoa tetap diangka 57. Posisi hari ini seperti ini, dan sebenarnya secara grafis kita sudah tidak ada pergerakan grafik perolehan suara yang ekstrim gitu ya, tapi ini sudah mulai datar,” ujar Lukman Edy.
(Angkasa Yudhistira)