MAGELANG – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengimbau umat Islam agar menjadikan media sosial ikut berpuasa dari hal-hal yang buruk saat bulan Ramadan 1440 hijriah. Ia mengatakan, jangan jadikan medsos menjadi tempat untuk saling menumpahkan amarah, kebencian, dan perseteruan.
"Jangan jadikan medsos untuk menyampaikan berbagai ujaran yang membuat retak sebagai bangsa, tidak produktif, bahkan mungkin membuat kehidupan berubah menjadi 'sumpek'," kata Haedar, di Magelang, sebagaimana dinukil dari Antaranews, Sabtu (4/5/2019).
Ia menyampaikan hal tersebut usai meresmikan Masjid Manarul Ilmi di Kampus Universitas Muhammadiyah Magelang. Haedar menuturkan, dalam konteks tersebut, jadikan selama satu bulan itu berpuasa dalam medsos dari hal-hal yang buruk. Jadi, medsos harus ikut berpuasa supaya tidak menjadi arena hal-hal yang buruk.
"Dalam puasa itu ketika kita diajak bertengkar, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam mengajarkan: 'Aku sedang berpuasa'. Nanti dalam medsos pun ketika ada mereka yang menebar hal-hal yang membuat kita batal dalam berpuasa, termasuk retak sebagai umat dan bangsa, harus kita ingatkan," kata Haedar.