“Jadi, tidak sedikit anak-anak Kampung Dabra yang tidak berangkat ke sekolah karena kondisinya dapat membahayakan mereka. Kampung ini berada di pinggiran Sungai Memberamo,” katanya.
Melihat kondisi tersebut, ia menambahkan, anggotanya yang bertugas di wilayah tersebut senantiasa siaga dan siap membantu anak-anak menyeberangi sungai yang memiliki kedalaman sekitar 8 meter itu.
Baca Juga : Wadanpusterad Apresiasi Program Bedah Rumah Satgas Pamtas Yonif 741/GN
“Banjir seperti ini sudah tahunan. Kalau hujan maka dapat diperkirakan akan terjadi banjir, sehingga anggota kita yang di sana selalu siap setiap saat membantu warga khususnya anak-anak menyeberangi sungai, agar dapat bersekolah menuntut ilmu dengan baik,” kata Agus.