Baca juga: Polisi Tambah Kawat Berduri di Depan Kantor Bawaslu
Sekadar diketahui, aksi unjuk rasa 22 Mei mulai ricuh sejak kemarin malam. Awalnya kondisi itu pecah di depan Gedung Bawaslu.
Setelah dibubarkan secara paksa, alhasil terjadi perpecahan dibeberapa lokasi, seperti Pasar Tanah Abang, Petamburan dan Jalan Sabang, Jakarta Pusat.
Sejauh ini, berdasarkan keterangan dari Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan bahwa dari data sementara terdapat satu massa aksi meninggal dunia dan 200 orang mengalami luka-luka.
(Fakhri Rezy)