Karenanya, Arsul mendorong untuk kedepannya bagi para napi koruptor agar ditempatkan di tempat lain selalin Lapas Sukamiskin.
"Jadi kemudian menurut saya perlundipikirkan tak menjadikan hanya lapas sukamiskin untuk napi korupsi l, tapi untuk beberapa lapas lain agar bisa dipecah," imbuh dia.
(Baca Juga: Ditjen PAS Akui Kelalaian Sipir Lapas Sukamiskin Terkait Pelesiran Setnov)
Diketahui sebelumnya, Setya Novanto (Setnov) terciduk plesiran di sebuah toko bangunan daerah Kabupaten Bandung Barat bersama istrinya, Deisty Astriani Tagor. Setnov plesiran setelah berhasil mengelabui petugas pengawal Lapas Sukamiskin saat berobat di Rumah Sakit Santosa, Bandung.
Setnov sendiri sedang menjalani masa hukuman 15 tahun pidana penjara terkait perkara korupsi proyek e-KTP di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat. Setnov divonis pada April 2018.
(Khafid Mardiyansyah)