SURABAYA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali meminta masyarakat, khususnya di Kabupaten Gresik, Jawa Timur yang memegang sertifikat tanah untuk hati-hati ketika akan menggadaikannya ke bank, dengan menghitung jumlah yang dipinjam serta kemampuan bayarnya.
"Kalau hitungannya antara yang dipinjam dan kemampuan membayar tidak masuk akal jangan pinjam," kata Jokowi saat membagikan sebanyak 3.200 sertifikat tanah di Kabupaten Gresik seperti dikutip Antaranews, Kamis (20/6/2019).
Jokowi meminta, apabila sertifikat tersebut digadaikan agar digunakan untuk kepentingan permodalan dan bisa menyejahterakan keluarga. "Yang saya titipkan itu aja, karena saya sering menjumpai banyak masyarakat yang lupa ketika pinjam permodalan ke bank, sehingga sertifikatnya hilang," katanya.
Baca Juga: Kunker ke Jatim, Jokowi Akan Bagikan 3.000 Sertifikat Tanah di Gresik
Pemerintah, kata Jokowi, menargetkan program sertifikat tanah rampung pada tahun 2025 dengan menggenjot peningkatan sertifikasi tanah setiap tahunnya.