Bom bunuh diri terakhir meledak di Tunis adalah pada November 2015 ketika sebuah bus yang membawa anggota pengawal presiden menjadi sasaran.
Dua belas orang tewas dan 16 lainnya luka-luka, ISIS kemudian mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu.
Lima bulan sebelumnya, 38 orang, termasuk turis menjadi korban serangan pria bersenjata yang menyerang dua hotel di pantai Tunisia.
Tunisia telah memerangi kelompok-kelompok militan yang beroperasi di daerah-daerah terpencil di dekat perbatasan dengan Aljazair sejak pemberontakan menggulingkan pemimpin otokratis Zine Abidine Ben Ali pada 2011.
Pengangguran yang tinggi juga memicu kerusuhan dalam beberapa tahun terakhir.
(Rachmat Fahzry)