Berubahnya arah dukungan DPD II Golkar DKI, sambung Rizki, diduga kalau yang "main kayu" itu justru Rizal Mallarangeng dan Airlangga karena ada indikasi ancaman. "Mana mungkin pagi mendukung dan malam membatalkan dukungan jika tidak ada "main kayu" terhadap DPD II. Kami sangat sayangkan ini terjadi di partai yang demokratis seperti Partai Golkar," ujarnya.
Ia pun mengajak semua kader Golkar untuk berani bersuara demi Golkar yang lebih baik. "Seperti ada semacam ancaman yang kita dengar akan meng-Plt kan DPD yang mendukung Bamsoet di Munas Golkar ini akan justru lebih berbahaya lagi," tuturnya.
Baca Juga: Pengamat Bilang Ibarat Kapal Golkar Butuh Nahkoda Handal
(Arief Setyadi )