Sementara itu, Prof. Ahmad Syafii Maarif menyerukan agar masyarakat mulai berani dan tidak perlu merasa ketakutan menyuarakan kebenaran apapun latar belakang sosial budayanya. "Mayoritas kita masih waras, tapi masih diam karena pertimbangan agama, ras, dan lain-lainnya,” ujarnya dalam diskusi.
Ahmad Syafii Maarif juga menandaskan kepada para politisi maupun tokoh-tokoh partai politik untuk naik kelas. “Kita harapkan kepada para politisi mau naik kelas, belajar menjadi negarawan,” kata Syafii.
Apabila politisi maupun tokoh partai mau melakukan ini akan membuat kondisi lebih baik. Jangan sampai politisi itu bak mahluk bertopeng, kelihatannya baik tapi kelakuannya tidak seperti kelihatannya. Itu kritik yang dilontarkan oleh Pendiri Maarif Institute.
Acara dialog yang dilangsungkan di Hotel Raffles, Jakarta ini dihadiri ratusan peserta terdiri dari kalangan masyarakat madani, pejabat negara, tokoh masyarakat, akademisi, pengusaha serta praktisi hukum dan peserta peserta dari daerah.
(Qur'anul Hidayat)