JAKARTA – Berakhirnya Pemilihan Presiden 2019 melahirkan perbincangan adanya rencana pertemuan antara Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto. Pasalnya, proses tatap muka itu diyakini mampu semakin menurunkan tensi politik usai pesta demokrasi lima tahunan.
Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno mengatakan bahwa dorongan pertemuan Jokowi dan Prabowo biarkan saja berjalan secara alami.
Baca juga: Dahnil Kaitkan Rekonsiliasi dengan Kepulangan Habib Rizieq, PKB : Itu Persoalan Hukum
"Biarlah pertemuan berjalan alami saja, seperti pertemuan antarsahabat," kata Hendrawan ketika dikonfirmasi Okezone, di Jakarta, Sabtu 6 Juli 2019.
Ia mengatakan, rencana pertemuan antara rival di pilpres tahun ini tersebut jangan sampai ditunggangi kepentingan politik dari gerbong partai-partai para pendukungnya.
"Jadi pertemuan orang yang sudah matang kadar kenegarawanannya. Orang yang paham mekanisme dan konsekuensi demokrasi," ujar Hendrawan.
Sementara Wasekjen PDIP Eriko Sotarduga memprediksi pertemuan Jokowi dengan Prabowo akan berlangsung pada bulan ini.
Baca juga: Gerindra Klaim Ditawari Kursi Menteri, Pimpinan MPR hingga Wantimpres
Meski demikian, Eriko tidak bisa memerinci secara pasti kapan pertemuan perdana kedua calon presiden yang berkontestasi di Pilpres 2019 itu.
"Perkembangan yang ada dalam pembicaraan nonformal dengan rekan-rekan di koalisi Pak Prabowo itu diperkirakan di bulan Juli ini," ungkap Eriko secara terpisah.
(Hantoro)