KLHK sudah tiga kali berturut-turut masuk dalam TOP 99 yakni tahun 2017, 2018, 2019. Atas prestasi tersebut Bambang mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berterima kasih kepada Menteri LHK, Siti Nurbaya yang terus memberikan semangat kepada jajaran ASN KLHK agar semakin berorientasi melayani publik.
"Ternyata hari ini kita semua bisa merasakan manfaatnya. Sukses untuk kita semua dan tentunya sukses untuk Ibu Menteri LHK," pungkas Bambang.
Penyelenggaraan KIPP bertujuan untuk menjaring, mendokumentasikan, mendiseminasikan, dan mempromosikan inovasi sebagai upaya percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik. Kompetisi ini juga sebagai apresiasi dan penghargaan bagi inovasi-inovasi yang terjadi pada penyelenggara pelayanan publik. Tahun 2019, KIPP mengambil tema "Inovasi Pelayanan Publik untuk Percepatan Reformasi Birokrasi dan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan".
Ada sembilan kategori yang masuk dalam KIPP, yakni pengentasan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, pertumbuhan ekonomi dan kesempatan kerja, pemberdayaan masyarakat, pelayanan publik responsif gender, perlindungan dan pelestarian lingkungan hidup, serta tata kelola pemerintahan. Sementara itu, ada enam kriteria inovasi dalam KIPP tahun 2019, yaitu inovasi harus bermanfaat terhadap masyarakat, memiliki nilai kebaruan, efektif, dapat ditransfer, dan berkelanjutan.
"KIPP diselenggarakan sejak 2014, dan sejak saat itu hingga penyelenggaraannya di tahun ini trennya selalu meningkat. Puncaknya di tahun ini yaitu 330 kementerian/lembaga dan pemerintah daerah melahirkan 3.156 inovasi. Total dari tahun 2014 sampai sekarang sudah didaftarkan sebanyak 13.214 inovasi pelayanan publik dari seluruh Indonesia," ujar Menteri Syafruddin.