Perkuat Sistem Perkarantinan, Kementan Jajaki Transfer Teknologi Bio-Sensing dari Belanda

, Jurnalis
Rabu 24 Juli 2019 14:38 WIB
Foto: dok.Kementan
Share :

Hal ini pula yang membuat Kementan menjajaki transfer teknologi bio-sensing tersebut ke Indonesia. Apalagi teknologi ini juga digunakan untuk melakukan pengawasan ekspor dan impor komoditas pertanian, sehingga dapat meminimalkan waktu pemeriksaan dan meningkatkan efisiensi serta biaya yang dipergunakan.

"Sangat cocok digunakan oleh petugas Karantina di tempat pemasukan dan pengeluaran utama, agar pengawasan dapat lebih efisien, efektif dan akurat," ucap Jamil.

Keinginan Kementan tersebut diapresiasi Pemerintah Belanda dan segera ditindaklanjuti pada klausul kerjasama, "Added value of decision support for potato light blight control in Indonesia”. Kerjasama pengawasan terhadap komoditas kentang telah disusun oleh kedua belah pihak terlebih dahulu dan kemudian akan ada pasal tambahan.

Ke depan, menurut Jamil, bimbingan teknis untuk penerapan teknologi bio-sensing akan diperluas untuk komoditas pertanian lainnya. "Tentunya penguatan SDM dengan kapasitas dan keahlian juga perlu disiapkan. Saat ini sejumlah petugas Karantina Pertanian tengah disiapkan mengikuti tugas belajar jenjang S-2 dan S-3. Dan bio-sensing menjadi topik utama penelitiannya," terang Ali Jamil.

(Abu Sahma Pane)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya