Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bongkar Penunjukan Listyo Sigit Jadi Kapolri, Mahfud MD: Diminta Jokowi Lewat Pratikno!

Riyan Rizki Roshali , Jurnalis-Jum'at, 06 November 2026 |00:10 WIB
Bongkar Penunjukan Listyo Sigit Jadi Kapolri, Mahfud MD: Diminta Jokowi Lewat Pratikno!
Bongkar Penunjukan Listyo Sigit Jadi Kapolri, Mahfud MD Diminta Jokowi Lewat Pratikno/Biro Pers
A
A
A

JAKARTA - Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menceritakan detik-detik terpilihnya Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri periode 2021-2026. Ia mengatakan, terpilihnya Listyo sebagai Kapolri atas permintaan Jokowi melalui Praktikno yang menjabat sebagai Mensesneg.

Mahfud mulanya menjelaskan, menurut Undang-undang (UU) calon Kapolri itu diusulkan oleh Presiden kepada DPR tanpa campur tangan.

“Tetapi dalam praktik dibuat peraturan internal, nanti dipilih dulu oleh Kompolnas beberapa nama diserahkan ke Presiden,” kata Mahfud dalam wawancara di Youtube iNews, Kamis (5/11/2026).

Saat itu, sebagai Ketua Kompolnas, ia meminta kepada seluruh anggotanya untuk mengusulkan sejumlah nama. Hingga di rapat pleno, calon Kapolri itu dimasukkan ke dalam sebuah ranking. Saat itu, kata dia, muncul tiga nama bintang 3 dan 2 nama bintang 2.

“Nah dalam fungsi itulah, saya selaku kompolnas mulai dari Kompolnas silahkan yang anggota-anggota itu membuat usul, muncul lah beberapa nama. Terus saya undang pleno, lalu kita bikin skor lagi, muncul lah tiga nama bintang 3 dan 2 nama bintang 2,” ujarnya.

Adapun 3 nama terbaik yang disampaikan Mahfud untuk dicalonkan dari Kompolnas sebagai Kapolri saat itu yakni Komjen Arief Sulistyanto, Komjen Boy Rafli Amar dan Agus Andrianto yang kini menjadi Menteri Imipas.

“Mungkin, Pak Jokowi sebagai presiden ingin memilih dari yang bintang 2, kita sediakan bintang 2 yang terbaik ada 2 pak, ini namanya Ahmad Dofiri bintang 2, kalau mau dijadikan Kapolri, paginya diangkat bintang 3, sorenya diangkat Kapolri kan bisa. Lalu yang ketiga itu Agung (Irjen Agung Setya) waktu itu menjadi Kapolda Riau,” ungkapnya.

Dari daftar bintang 3 dan 2 itu, kata Mahfud tidak ada namanya Listyo Sigit Prabowo. Namun, ia diminta oleh Pratikno yang saat itu menjabat sebagai Menseseneg untuk memasukkan nama Listyo Sigit ke dalam tiga besar.

“Jadi kita kasih bintang 3 dan bintang 2. Yang lain itu ada ranking-ranking bawah karena banyak kan bintang 2 ke atas itu. Pak Listyo itu diminta dimasukkan ketiga besar, yang minta itu Mensesneg Pak Pratikno,” cerita Mahfud.

“Jadi ketika saya komunikasi, kami/Kompolnas sudah kasih skor, nilai terbaik dari berbagai segi, lalu masuk Pak Praktikno supaya Listyo Sigit itu dimasukkan,” sambung dia.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement