Pengembangan Wisata Alam di Papua Dapat Dukungan Komisi IV DPR

, Jurnalis
Minggu 04 Agustus 2019 15:13 WIB
Foto: KLHK
Share :

JAKARTA - Program dan kebijakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam pengembangan wisata alam di Papua mendapat dukungan dari Komisi IV DPR RI. Dukungan tersebut disampaikan pada acara Rapat Koordinasi (Rakor) Pembinaan dan Pengendalian Kegiatan Perencanaan dan Evaluasi LHK Ekoregion Papua yang diselenggarakan oleh KLHK di Jayapura pada Jumat 2 Agustus 2019.

Rakor Pembinaan dan Pengendalian Kegiatan Perencanaan dan Evaluasi LHK Ekoregion Papua diselenggarakan KLHK sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun RI ke-74 dengan mengusung tema SDM Unggul Indonesia Maju. Selain dibuka oleh Sekretaris Jenderal KLHK Bambang Hendroyono, Rakor tersebut menghadirkan narasumber Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Viva Yoga Mauladi, KRT Darori Wonodipuro, Yus Sudarso, Rahmat Handoyo, Fadholi dan Kasiyah.

Bambang Hendroyono pada Rakor tersebut memberikan penekanan akan pentingnya penyesuaian Rencana Kehutanan Tingkat Nasional (RKTN) 2010-2030, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, langkah-langkah korektif KLHK sejak tahun 2015-2019, serta arahan penyusunan Rencana Kerja 2020.

"RKTN 2010-2030 perlu dilakukan penyempurnaan dan penyesuaian, dengan RPJMN 2020-2024 dan langkah-langkah korektif yang telah dan akan dilaksanakan KLHK, serta dijadikan dasar penyusunan Rencana Kerja 2020," ujar Bambang.

Pada Rakor tersebut, Komisi IV DPR RI berkesempatan untuk melakukan dialog dengan para peserta usai kunjungan kerja ke Taman Wisata Alam (TWA) Teluk Youtefa. Wakil Ketua Komisi IV, Viva Yoga Mauladi menyampaikan bahwa Komisi IV DPR RI memberikan apresiasi kepada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE). Meskipun dengan keterbatasan anggaran dan personel Polisi Kehutanan, namun tetap semangat mengelolaan kawasan konservasi yang luasnya lebih dari 1 juta hektare.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya