Sementara itu Kepala Karantina Pertanian Surabaya Musyaffak Fauzi mengatakan Kementan akan mendukung penuh ekspor pisang yang dilakukan para eksportir, utamanya eksportir baru. Selain dengan memberikan asistensi/pengawalan dokumen juga membantu melakukan koordinasi dengan instansi terkait dalam hal penyediaan bahan baku pisang yang akan diekspor.
"Sebenarnya Jawa Timur merupakan salah satu sentra produksi pisang, maka kami akan bantu mereka dan petani untuk mendapatkan pisang yang sesuai permintaan pasar” jelas Musyaffak.
Berdasarkan informasi dari importir di Malaysia, pisang asal Jawa Timur ini digunakan untuk keperluan industri, yaitu bahan baku pembuatan kripik dan sebagian ke pasar tradisional di Malaysia. Menjelang Idul Adha permintaan kripik pisang dengan cita rasa gurih di Malaysia memang cukup tinggi.
Pisang merupakan salah satu buah yang kaya manfaat, di antaranya baik bagi pencernaan, menurunkan tekanan darah, menurunkan risiko stroke, meningkatkan stamina olahraga, mengandung serat tinggi, meredakan nyeri ulu hati, mencegah tukak lambung dan sebagainya. Dengan berbagai manfaat tersebut tidak salah kalau pisang merupakan favorit sejuta umat tidak terkecuali orang-orang di Malaysia. Ini terbukti dengan tingginya permintaan pisang dari Malaysia.
(Abu Sahma Pane)