Gerindra Enggan Bicara Peluang jika Kursi Pimpinan MPR Dipilih Aklamasi

Sarah Hutagaol, Jurnalis
Senin 12 Agustus 2019 06:03 WIB
Wasekjen Partai Gerindra, Andre Rosiade (Foto: Okezone)
Share :

Ia pun menyebutkan kalau pemilihan ketua MPR yang dilakukan bukan berdasarkan voting, melainkan aklamasi sudah terjadi sejak zaman Zulkifli Hasan, dan juga Taufiq Kiemas.

Lebih lanjut, Andre pun mengimbau jikalau pemilihan Ketua MPR dilakukan secara aklamasi, maka haruslah berdasarkan diskusi dan persetujuan dari partai-partai politik yang terlibat.

"Jadi saya rasa bisa kok aklamasi kalau memang semua sepakat mengapa tidak. Yang pasti kan semua bisa didiskusikan, dan apalagi mayoritas fraksi menyetujui bisa saja aklamasi," kata dia.

Seperti diketahui, Ketua DPP PDIP, Ahmad Basarah menyebut bahwa Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menginginkan pemilihan pimpinan MPR periode 2019-2024 berlangsung tanpa pemungutan suara alias secara aklamasi. Alhasil, dalam menyusun paket pimpinan diperlukan koalisi tidak hanya dengan internal parpol KIK, tapi juga parpol yang pada Pilpres 2019 bergabung dalam barisan Koalisi Adil Makmur.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya