Dari 74 putra putri Indonesia penerima Pancasila berprestasi di antaranya ada Davyn Sudirdjo pencipta aplikasi E-Tani, mahasiswa S1 Stanford, USA asal Jakarta; Yuma Soerianto, pencipta 5 aplikasi (Lets Stack!, Hunger Button, Kid Calculator, Weather Duck, Pocket Poke, siswa di Middle Park Primary School, Melbourne, Australia, asal Jakarta.
Prof. Ir Teuku Faisal Fathani, pencipta alat pengintai longsor, Guru Besar di Universitas Gajah Mada (UGM) asal Aceh.
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua BPIP Hariyono mengatakan, penghargaan yang diberikan terhadap anak bangsa yang berprestasi diharapkan bisa menjadi contoh positif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Kami berharap bahwa apresiasi terhadap saudara-saudara kita yang berprestasi dibidangnya masing-masing, bisa mengangkat contoh-contoh yang positif di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," ucap Hariyono.
(Arief Setyadi )