SURABAYA – Penyidik terus melakukan penyelidikan terkait peristiwa pembacokan dua anggota Polsek Wonokromo, Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu sore tadi. Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan pelaku.
Adapun barang bukti itu meliputi pisau penghabisan, celurit, ketapel dengan amunisi kelereng, senjata gas hitam, kaus hijau, alat mandi, dan tas ransel hitam. Kemudian ada juga dua lembar kertas fotokopi bertuliskan "Laillahhaillallah" dan krupuk.
Baca juga: Dua Anggota Polsek Wonokromo Surabaya Dibacok Orang Tak Dikenal
Saat ini penyidik sedang menginterogasi pelaku. Kabarnya, pelaku masih bungkam.
"Polisi menyita barang bukti seperti celurit dan pisau penghabisan dari tangan pelaku," terang Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera, Sabtu (17/8/2019).
Baca juga: Berniat Nagih Utang, Kakek Ini Malah Disabet Parang
Ia menuturkan, pelaku saat ini masih dimintai keterangan oleh penyidik. Sedangkan dua polisi yang diserang yakni Aiptu Agus yang dibawa ke Rumah Sakit RKZ karena luka bacok.
"Sedangkan Briptu Febian mengalami luka lebam pada wajahnya," jelas Barung.
Seperti diketahui, dua anggota Polsek Wonokromo diserang orang tidak dikenal menggunakan celurit saat berada di kantornya. Belum diketahui motif pembacokan tersebut.
(Hantoro)