JAKARTA - Pemuda Muhammadiyah menilai penghidupan kembali Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN), melalui amandemen terbatas UUD 1945 penting untuk dilakukan. Pasalnya GBHN dapat memandu jalannya pembangunan nasional, baik secara jiwa maupun fisik.
"Karena itu, munculnya wacana untuk menghidupkan kembali GBHN, menurut pandangan kami penting untuk diletakkan dalam semangat untuk kemajuan bangsa ini," kata Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Sunanto atau akrab disapa Cak Nanto kepada Okezone, Sabtu (24/8/2019).
Baca juga: Cak Imin: Pemerintah Jangan Sampai Tersandera GBHN
Cak Nanto mengatakan, sebagian kalangan menganggap GBHN sebagai produk politik masa lalu. Karenanya GBHN dinilai tidak relevan dengan keadaan masa kini dan masa depan. Namun, menurut dia, GBHN justru masih relevan dengan masa kini karena mengandung semangat nasionalisme dan patriotisme.