Febri merasa tidak mengenal dengan pihak yang melaporkan dirinya ke Polda Metro Jaya. Bahkan, kata Febri, berdasarkan informasi yang diterimanya dari pemberitaan, pelaporan tersebut juga tidak jelas terkait apa pelaporannya.
"Tapi kami akan berjalan terus, proses pengawalan capim KPK ini menjadi tanggung jawab kita semua," tegasnya.
Sekadar informasi, kritikan keras terus dilayangkan sejumlah pihak, khususnya koalisi masyarakat terhadap keputusan pansel yang meloloskan 20 capim KPK dari tes profile assestment. Pansel dinilai tidak serius menyeleksi para capim.
Baca Juga: Jubir KPK Tak Gentar Dipolisikan atas Dugaan Berita Bohong