"Coba lihat siapa yang menduduki kantor DPP yang membuat aktivitas partai terganggu, bahkan kantor partai dibiarkan begitu saja sebagai tempat orang bermain judi. Tidakkah itu juga penting disikapi karena mencemarkan nama baik partai," papar Robert.
Baca juga: Kantor DPP Partai Golkar Dilempari Bom Molotov
Dia menyatakan pada dasarnya menghargai setiap orang berpendapat, sebagaimana dirinya juga bebas berpandangan bahwa sesepuh tersebut tertutupi penglihatan objektifnya hanya karena ada kepentingan pribadi yang hanya bisa diangkat atau dipenuhi oleh partai yang saat ini secara de jure masih dipimpin Airlangga Hartarto.
(Hantoro)