Sebelumnya, Wiranto hanya menyatakan ada tiga anggota TNI dan empat polisi jadi korban saat mengamankan unjuk rasa berakhir rusuh di Deiyai, Papua, Rabu 28 Agustus kemarin. Sementara dari warga sipil dua orang tewas.
“Di Daiyai kemarin korban dari TNI ada tiga orang. Yang satu meninggal dunia, dua luka dan sekarang masih kritis, yang satu kena luka parang dan panah. Sedangkan dari aparat kepolisian ada empat yang luka-luka,” kata Wiranto kemarin.
Sebelumnya Polri merilis kerusuhan di Deiyai menewaskan seorang anggota TNI dan melukai lima polisi akibat diserang dengan panah oleh kelompok anarkis yang bersembunyi dalam massa.
Prajurit TNI yang tewas bernama Serda Rikson Edy Chandra asal Sumatera Selatan. Jenazahnya dikebumikan di Taman Makam Pahlawan Prabumulih, Sumatera Selatan.
(Edi Hidayat)