Sebelumnya, Presiden Jokowi menyanggupi sejumlah tuntutan tokoh Papua saat melakukan pertemuan di Istana Negara. Misalnya, pembangunan asrama Nusantara, penyelesaian Palapa Ring agar semua anak di Papua menikmati jaringan 4G, pembentukan lembaga adat untuk perempuan dan anak Papua, termasuk pembangunan istana kepresidenan di Papua pada 2020.
"Badan Nasional untuk urus Papua nanti akan saya jawab, kalau usulan tadi sangat anu sekali. Saya masih atur waktu," kata Jokowi saat menerima 61 tokoh Papua di Istana Negara, Jakarta, Selasa 10 September.
Jokowi juga menjamin 1.000 mahasiswa atau mahasiswi asal Papua bakal bekerja di perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Jokowi mengatakan bakal menggunakan kewenangannya untuk menempatkan lulusan terbaik Papua, baik dari dalam dan luar negeri, bekerja di perusahaan pelat merah.
Baca juga: Jawab Tudingan Gubernur Papua, Lenis Kogoya: Saya Keturunan Panglima Perang!
(Hantoro)