"Sekarang hari- hari saya telah berubah menjadi neraka," kata Karazian kepada Sputnik Armenia. Dia mengatakan beberapa dokter menolak mempercayainya, sementara yang lain hanya meresepkan obat tetes mata atau antibiotik, yang gagal mengatasi masalah tersebut.
Video: YouTube/Sputnik Армения
Kementerian Kesehatan Armenia dihubungi tentang kondisi mata okular Karazian dan kepala dokter mata departemen telah dilaporkan telah dua kali bertemu dengannya. Kristal air mata Karazian telah dikirim untuk dianalisis dalam upaya untuk mendiagnosis kondisi yang dialami gadis itu.
(Rahman Asmardika)