Kemudian, sambung Mahfud, ada pula pendekatan kultural untuk menyelesaikan konflik di Papua. Dengan begitu jika pendekatan kultural dan keseimbangan HAM-keamanan diwujudkan, maka akan tercipta kedamaian di Papua.
Baca Juga : Situasi Wamena Mulai Kondusif, Perekonomian Kembali Menggeliat
"Jadi itulah pesannya saudara, mari kita melalui pertemuan ini kita berkirim pesan ke Papua, kita adalah bersaudara, jaga persaudaraan, akan rugi semua siapapun dari warga bangsa ini kalau keributan di Papua tidak diselesaikan secara baik," jelas Mantan Ketua MK itu.
"Pun kita bertitip pesan dari rumah ini kepada aparat kemanan agar melakukan tindakan-tindakan lebih manusiawi jangan sampai terjadi konflik horizontal secara melebar, tetapi juga keamanan itu merupakan hal yang prinsip harus ditegakkan bersama dengan perlindungan hak asasi manusia warga Indonesia juga yang harus dilindungi secara seimbang," pungkasnya.
(Angkasa Yudhistira)