Pimpinan DPRD Jakarta Dilantik, Pembahasan Anggaran 2020 Diharapkan Tidak Molor

Fadel Prayoga, Jurnalis
Kamis 03 Oktober 2019 22:37 WIB
Ilustrasi Sidang Paripurna DPRD DKI Jakarta (foto: Okezone)
Share :

Di kesempatan yang sama Anggota DPRD dari PSI, Anthony Winza, menilai disiplin dan ketepatan waktu di DPRD juga menjadi hal penting yang harus ditingkatkan dan diperhatikan oleh pimpinan DPRD definitif. Pasalnya, berkali-kali rapat di DPRD molor hingga 1-2 jam. Anthony menyayangkan kebiasaan tersebut dan menilai rakyat Jakarta dirugikan oleh kurangnya disiplin kerja.

“Sejak dilantik kami sudah dua kali gajian, padahal DPRD secara keseluruhan belum banyak bekerja. Sangat disayangkan jika uang rakyat dihamburkan dengan tiap keterlambatan dalam rapat maupun pengambilan keputusan,” kata Anthony.

Baca Juga: Jadi Pimpinan DPRD DKI, Putri Zulhas: Aku Enggak Minder karena Sudah S2

Dia menghitung, gaji serta tunjangan per bulan setiap anggota DPRD Jakarta mencapai kisaran 100 juta Rupiah. Menurut Anthony, Negara menghabiskan 500 juta rupiah per hari kerja untuk gaji dan tunjangan 106 anggota DPRD. Kalau dibagi 8 jam kerja, setiap jam di DPRD bernilai 60 juta rupiah.

Anthony meminta, pembahasan AKD segera dikebut agar seluruh anggota bisa maksimal bekerja di komisi dan badan masing-masing.

“Saya minta pembahasan AKD segera dirembukan dan diputuskan, supaya kita bisa langsung kerja. PSI adalah partai kerja, kami mau segera efektif bekerja. Kami yakin teman-teman dari partai lain juga tidak sabar segera bekerja maksimal dan bersumbangsih nyata," urainya.

"DPRD juga harus kejar segera APBD 2020, dengan tetap menjaga kualitas pembahasan. Sudah saatnya baik Pimpinan dan para anggota DPRD kerja total,” tutup Anthony.

(Fiddy Anggriawan )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya