Untuk memberikan keunikan pada design dan memanfaatkan lokasi yang tersedia, konsep arsitektur homestay menggunakan bentuk tree house yang mencitrakan identitas dari Purbalingga. Design homestay diambil dari analogi bentuk buah nanas yang merupakan komoditas utama Kabupaten Purbalingga dengan makanan khasnya yang terkenal yakni nanas bakar.
Balkondes Golaga ini nantinya akan memiliki sebanyak 6 unit nanas homestay, 1 unit family homestay dan public building seperti cafe & workshop, skybridge, pedestrian access, amphitheater dan area parkir untuk meningkatkan kenyamanan bagi wisatawan yang berkunjung ke Golaga.
"Besar harapan kami hadirnya Balkondes ini juga dapat meningkatkan peran aktif masyarakat untuk sama-sama memajukan destinasi wisata Golaga dan menjadi tempat untuk mengekspose produk-produk unggulan khusunya dari Kabupaten Purbalingga," tambah Faik Fahmi.
"Kabupaten Purbalingga saat ini merupakan yang tertinggi ketiga di Jawa Tengah terkait kunjungan wisawatan. Kami sangat optimis dengan hadirnya Balkondes Golaga dari BUMN ini akan mampu menaikkan peringkat Kabupaten Purbalingga menjadi peringkat dua bahkan menjadi nomor satu untuk kunjungan wisatawan tertinggi di Provinsi Jawa Tengah," jelas Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi. (ADV) (Wil)
(Risna Nur Rahayu)