Saran Wali Nanggroe Aceh Darussalam untuk Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis
Sabtu 19 Oktober 2019 13:05 WIB
Foto: Biro Pers Setpres
Share :

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah rampung menyusun para menteri dan kepala lembaga negara di Kabinet Kerja jilid II. Komposisi para pembantunya itu diketahui 45% berasal dari unsur parpol dan 55% dari profesional.

Jokowi pun akan mengumumkan para menteri dan kepala lembaga negara itu usai dilantik di Gedung DPR/MPR pada Minggu 20 Oktober 2019.

"Sabar, paling sehari dua hari lagi (setelah dilantik)," ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Jumat 18 Oktober 2019.

Sementara itu, susunan kabinet dan kepala lembaga/ badan pemerintahan Joko Widodo- Ma'ruf Amin juga masih misterius.

Kepala Negara itu diketahui ingin mengarahkan kebijakan dalam penguatan ideologi Pancasila, hingga menjaga keutuhan NKRI dalam program keamanannya di periode kedua pemerintahannya.

Baca Juga: Menteri dari Profesional Diyakini Berani Eksekusi Kebijakan sesuai Visi Jokowi

Sejumlah nama pun banyak yang disodorkan kepada Jokowi, termasuk untuk Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).

Wali Nanggroe Aceh Darussalam Teuku Malik Mahmud pun mendorong Suhendra Hadikuntono menjabat Kepala BIN di pemerintahan Jokowi-Ma'ruf. Menurutnya, penyerangan terhadap Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto momen yang pas untuk BIN kembali dipimpin dari unsur sipil.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya