Sementara Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah dianggap belum khatam betul soal dunia tenaga kerja. Dikhawatirkan gamang dalam menjembatani kepentingan pengusaha dan kesejahteraan buruh. Kekhawatiran juga dialamatkan kepada Nadiem Makarim yang ditunjuk sebagai Mendikbud.
"Mendikbud kita ini cocok kalau untuk potensi membangun startup. Namun, apakah bisa merencanakan pendidikan berkesinambungan terutama di daerah-daerah terpencil," ujarnya.
Masuknya Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan pun dikhawatirkan akan menimbulkan konflik baru yang akan memecah belah kabinet. "Apalagi semasa Pilpres, Prabowo tidak menunjukkan teladan kepemimpinan dan berbesar hati dalam menerima kekalahan. Sehingga sangat rentan masuknya Prabowo akan menimbulkan konflik-konflik yang akan memecah belah kabinet," ujarnya.
Ditambahkan Yayong Waryono, yang juga relawan Jokowi, keterwakilan wilayah dalam kabinet dikhawatirkan menjadi masalah. Sebab, Jokowi pernah berjanji akan ada menterinya berasal dari Papua, tetapi tidak terjadi seperti diharapkan.
"Harusnya Presiden lebih memilih dan mempercayai pendukung setia menjadi anggota kabinet. Dibanding mengakomodasi kelompok yang jelas-jelas berseberangan dengan Jokowi," tutur Yayong.
(Arief Setyadi )