JAKARTA - Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi mengaku tak masalah tidak mendapatkan kursi menteri maupun wakil menteri di Kabinet Indonesia Maju. Padahal, PKPI merupakan parpol pengusung Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.
"Tidak masalah, karena dari awal kita sudah sepakat tidak mau merecoki hak prerogatif presiden," kata Dewan Pakar PKPI Teddy Gusnaidi saat dikonfirmasi Okezone, Sabtu (26/10/2019).
Baca Juga: Tak Masuk Kabinet Jokowi-Ma'ruf, PKPI Pasrah
Teddy menuturkan, PKPI tetap mendukung dan mengawal jalannya pemerintahan Jokowi sampai lima tahun ke depan. "PKPI dari awal, jauh sebelum pilpres dimulai, menyatakan berkali-kali mengusung Jokowi tanpa syarat," tandasnya.
Teddy tidak ingin berkomentar lebih jauh saat ditanyai perihal kabinet Jokowi sudah ideal atau belum. "Ideal tidaknya kita lihat nanti, tapi yang pasti karena Jokowi sudah punya pengalaman selama 5 tahun, maka pasti beliau sudah cukup paham, orang seperti apa yang pantas mengisi kementerian," tukasnya.
"Tapi ada satu hal yang perlu pembuktian dilapangan, apakah para menteri yang ada sekarang ini punya nyali diatas rata-rata? Pintar dan paham saja tidak cukup," pungkasnya.
(Fiddy Anggriawan )