"Ada selisih paham sebelum kejadian penyerangan di SMAN 10 Bandung dengan sejumlah pelajar SMKN 2 Jalan Ciliwung, setelah adanya pertandingan sepakbola Liga Pelajar Indonesia Kota Bandung pada Jumat (25 Oktober) di Lapangan Sidolig," ujar Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangan tertulisnya.
Usai pertandingan sepak bola itu, sejumlah pelajar saling ejek di media sosial.
Namun, polisi masih terus mendalami penyebab dan motif penyerangan tersebut. (sal)
(Erha Aprili Ramadhoni)