Jokowi Kenalkan Istilah 'Manipulator Agama', Apa Itu?

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis
Kamis 31 Oktober 2019 15:57 WIB
Presiden Jokowi dan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin (Foto: Okezone/Arif)
Share :

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya untuk bisa mencegah meluasnya radikalisme agama di Indonesia. Bahkan, ia mendorong adanya penggunaan istilah lain dalam mengantisipasi meluasnya persoalan radikalisme tersebut.

Kepala Negara meminta Menko Polhukam, Mahfud MD untuk bisa mengkoordinasikan permasalahan ini bersama kementerian dan lembaga yang ada di wilayah koordinasinya guna menyelesaikan persoalan radikalisme tersebut.

"Terakhir saya lupa tadi harus ada upaya yang serius untuk mencegah meluasnya, dengan apa yang sekarang ini banyak disebut yaitu mengenai radikalisme. Atau mungkin enggak tahu, apakah ada istilah lain yang bisa kita gunakan, misalnya manipulator agama," ujar Jokowi dalam ratas penyampaian program dan kegiatan di bidang Polhukam di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (31/10/2019).

Baca Juga: Presiden Jokowi Kagum Pertanian Indonesia Bertransformasi Jadi Modern

Dalam kesempatan itu, Jokowi meminta para penegak hukum bisa ikut mendorong program strategis pemerintah dalam memecahkan permasalahan bangsa dengan memberikan keberanian para pelaku usaha agar bisa berinvestasi.

Menurut dia, investasi asing yang masuk ke Tanah Air akan membuka lapangan pekerjaan yang banyak dibutuhkan masyarakat.

"Jangan dicari-cari kesalahannya. Yang tidak ada niat melawan hukum jangan dicari-cari tapi jika ada niat jahatnya silakan diselesaikan," pungkasnya.

(Edi Hidayat)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya