JAKARTA – Ketua Fraksi PDIP DKI Jakarta, Gembong Warsono, meminta anggaran Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) dinolkan pada APBD 2020. Hal tersebut lantaran kinerja dari TGUPP tak terlihat setelah menjalani masa kerja selama dua tahun sebagai pembantu gubernur.
"Kalau diperkenankan, lebih baik sudahlah, kan efisiensi, lebih baik seluruh alokasi anggaran untuk TGUPP dinolkan," kata Gembong di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu 30 Oktober 2019.
Menurutnya, dana yang telah digelontorkan dari hasil pembayaran pajak masyarakat untuk membayar gaji anggota TGUPP yang jumlahnya mencapai 67 orang itu harus dipertanggungjawabkan penggunaannya. Bila tidak ada gunanya, lebih baik tahun depan upah mereka tak dibebankan kepada APBD.
"Kenapa? Karena setiap rupiah yang kita keluarkan, harus mendapatkan output untuk pembangunan DKI Jakarta ini," ujarnya.