CILEGON - Balai Karantina Pertanian Klas II Cilegon menggagalkan upaya penyelundupan ribuan burung berbagai jenis asal Pulau Sumatera di Pelabuhan Merak, Banten.
Ribuan ekor burung asal Lampung yang hendak dibawa ke Bandung ini diangkut menggunakan bus penumpang berhasil digaglkan Tim Intelect gabungan petugas Karantina Cilegon pada Minggu dini hari (10/11/2019).
Hasilnya, petugas ditemukan 30 keranjang/box berisi 1118 ekor burung dibagasi bus terdiri dari jenis burung pleci, kapas tembak, ciblek, gelatik dan panca warna tanpa memiliki dokumen dari asal burung.
"Ada 1.118 ekor burung yang kami amankan dan tidak dilengkapi dokumen persyaratan karantina serta tidak dilaporkan kepada petugas karantina," kata petugas Medik Veteriner Karantina Hewan Karantina Cilegon drh. Adi Prasetyo,
Sementara sang supir sopir ataupun kernet bus pada saat pemeriksaan tidak bisa menunjukkan dokumen kesehatan dari daerah asal yang dipersyaratkan oleh karantina. Saat ini burung tersebut dilakukan penahanan dan dalam pengawasan petugas karantina.
"Saat ini sudah kami tahan, kemudian burung akan dilepasliarkan setelah memastikan tidak membawa penyakit," ujarnya.
Kepala Karantina Cilegon Raden Nurcahyo menambahkan, bahwa pihaknya aktif melakukan pengawasan dan penindakan terhadap lalu lintas burung liar.