PARIS - Lebih dari 10.000 orang berbaris di Paris pada Minggu (10/11/2019) dalam demonstrasi anti-Islamofobia yang telah membagi kelas politik Prancis.
Korrdinator demo melansir Daily Mail, Senin (11/11/2019) mengatakan mereka menggelar aksi sebagai protes setelah dua minggu lalu seorang pria yang terkoneski politisi sayap kanan melepaskan tembakan di sebuah masjid di kota Bayonne barat daya hingga melukai dua pria lanjut usia.
Dalam aksi itu, seorang wanita bertelanjang dada. Ia menulis “kami tidak mempromosikan sekularisme” di dadanya. Namun perempuan itu rampaknya berasal dari kelompok feminis Femen yang memprotes masyarakat sekuler.
Baca juga: Pejabat Kementerian Prancis Bius Wanita agar Bisa Melihat Korban Buang Air Kecil
Baca juga: Kakek 84 Tahun Lepaskan Tembakan di Masjid Prancis, Lukai Dua Orang