AMUGAGARA - Seorang wanita 36 tahun dari Amugagara, di Uganda, menjadi berita utama nasional karena menikahi tiga pria sekaligus setelah hubungan dengan suaminya kandas.
Ann Grace Aguti, putri seorang pendeta Kristen di komunitas Teso di Uganda, telah berselisih dengan klannya sejak ia memutuskan untuk menikahi lebih dari satu pria.
Namun, dia selalu membela pilihannya dengan mengatakan bahwa dia sebelumnya telah menikah dengan satu pria, seperti budaya di masyarakatnya, tetapi ia sangat kecewa dengan mantan suaminya.
Aguti menginginkan suami yang lembut dan pengasih, yang dapat memenuhi semua kebutuhannya sebagai seorang ibu rumah tangga. Namun katai dia, mantan suaminya ternyata sama sekali tidak berguna.
Jadi dia meninggalkannya dan memutuskan untuk mencoba peruntungannya lagi, kali ini dengan beberapa pria sekaligus.
“Suami saya tidak berguna dan saya tetap menjadi pencari nafkah. Ketika saya meninggalkannya, saya mulai mencari seseorang yang istimewa, tetapi saya belum menemukannya karena bahkan sekarang, saya harus memberi makan orang-orang yang saya miliki. Jadi, pencarian saya berlanjut, ”kata Aguti mengutip Sunday Vision, Senin (11/11/2019).
Ayahnya, Pastor Peter Ogwang, mengklaim ada warga lainnya menikah dengan lebih satu pria, tapi penduduk desa telah mengusir salah satu dari mereka pada tahun lalu dengan menyerangnya dengan sabit.
Warga juga berniat mengusir tiga suami Aguti. Tetapi wanita 36 tahun itu memberi tahu semua orang bahwa dia sudah dewasa dan bahwa hidup dengan tiga suami adalah pilihannya.
Tiga suami Aguti adalah Richard Alich, seorang duda dan pensiunan kantor kepolisian, John Peter Oluka, seorang petani yang cukup kaya, dan Michael Enyaku, seorang sarjana senior, semua tinggal di rumah masing-masing.
Mereka makan bersama dan mematuhi setiap instruksi Aguti. Mereka menganggapnya sebagai kepala keluarga dan membiarkannya membuat semua keputusan, termasuk urutan hubungan suami-istri.
“Sepedanya mengalami masalah mekanis, jadi saya menawarkan untuk memperbaikinya. Dalam prosesnya, satu hal mengarah ke yang lain dan saya menemukan diri saya di sini. Saya tinggal di pondok itu,” Richard Alich memberi tahu Sunday Vision bagaimana bertemu Aguti.
“Saya bertemu dengannya di ladang rumput saat saya sedang mengembalan sapi lalu bercanda agar dia menerima saya sebagai sebagai suami juga. Dia memberi saya sebuah pondok,” tambah John Peter Oluka. “Kami telah hidup harmonis selama hampir satu tahun sekarang. Saya tidak punya masalah dengan rekan suami saya. Konsensus di antara kami adalah bahwa Aguti menentukan daftar tugas dan keputusannya sudah final.”
Pastor Peter Ogwang berhasil mengusir tiga suami diusir dari pemukimannya, tetapi hanya sementara.
Kepala desa berargumen bahwa orang-orang itu belum diperkenalkan kepadanya, jadi jika mereka ingin kembali, mereka harus mendapatkan identifikasi yang tepat dan memperkenalkan diri kepada otoritas setempat.
Orang-orang itu pergi, tetapi bersumpah untuk kembali, dan pada minggu lalu Michael Enyaku sudah pindah kembali ke gubuknya.
Ann Grace Aguti saat ini hamil enam bulan, yang berarti anak keempatnya. Tidak jelas siapa ayah dari kehamilannya karena Michael Enyaku bukan satu-satunya yang mengaku bertanggung jawab.
(Rachmat Fahzry)