Menurutnya, musyawarah mufakat lebih baik ketimbang harus berkompetisi lewat voting atau pemilihan suara. Cara ini dinilai justru tak efisien karena memakan energi, waktu, dan dana.
"Lebih baik kita satukan energi kita untuk membangun Golkar bersama-sama. Ini semua demi kepentingan Golkar ke depan," kata Gede Sumarjaya.
Selain itu, ia menambahkan, jika munas dapat dicapai dengan musyawarah mufakat, konsolidasi dalam partai akan menjadi lebih baik.