Masih Ada 82 Titik Banjir di Jakarta, Penanganan Baru Sebatas Evaluasi

Sarah Hutagaol, Jurnalis
Sabtu 16 November 2019 11:56 WIB
Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)
Share :

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut musim penghujan akan mencapai masa puncaknya pada bulan Januari hingga Februari. Sedang November-Desember adalah musim peralihan musim atau pancaroba.

Pada musim penghujan, tidak sedikit wilayah yang terdampak banjir. Salah satunya adalah Jakarta yang cukup sering diterjang banjir jika musim penghujan sudah datang.

Pengamat Tata Kota dari Universitas Trisakti Yayat Supriatna menyebut kalau masih terdapat 82 titik di daerah Jakarta yang dianggap sebagai wilayah rawan banjir.

Ia menjelaskan, bahwa 82 titik tersebut rawan banjir lantaran berlokasi di pinggir kali, memiliki tanah yang rendah, dan juga padat, serta pula tidak mempunyai tempat pembuangan yang baik atau drainase.

"Jadi potensi genangannya tinggi," ucap Yayat Supriatna kepada Okezone.

Berbeda dengan Jakarta, wilayah lainnya, seperti Bogor memiliki masalah sendiri ketika musim penghujan tiba. Yayat menilai kota tersebut hanya terjadi genangan saat musim penghujan, dan persoalannya terdapat di drainase yang baik.

"Kalau di Tangerang sama Bekasi, itu juga soal permukaan air dengan pasang laut. Itu sangat mempengaruhi kalau fase hujan ada pasang laut, ya drainase tidak berfungsi. Jadi otomatis air tidak mengalir," paparnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya