JAYAPURA - Wakil Wali Kota Jayapura, H. Rustan Saru menyebut kondisi laut dan ikan tangkapan nelayan di Jayapura tidak tercemar limbah berbahaya dari bocornya pabrik pengolahan nikel di Teluk Basamuk, Provinsi Madang, Papua Nugini.
"Sampai hari ini dari Balai POM dan Perikanan kita telah mengecek sumber penjualan ikan kita termasuk di pasar, itu nihil, tidak benar ya, itu tidak benar itu tercemar,"tegas Wakil Walikota.
Kebenaran kabar pencemaran tersebut juga belum terkonfirmasi oleh Pemerintah Papua Nugini, sehingga warga Kota Jayapura diimbaunya untuk tidak panik atas isu itu.
"Jadi saya katakan lagi tidak ada yang tercemar, jadi pedagang bebas jualan, tidak masalah, konsumen juga boleh belanja (ikan,red) tidak masalah. Pemerintah menjamin sejauh ini," ucapnya.
Namun demikian, jika nantinya ditemukan kasus atas dugaan pencemaran itu, maka Pemerintah Kota Jayapura akan mengumumkannya ke masyarakat.
"Jadi sampai saat ini aman, tidak ada masalah, kalau nanti ada ditemukan yang tercemar, maka akan segera kita umumkan," ucapnya.
(Qur'anul Hidayat)