Pantun yang dibacakan olehnya memiliki makna untuk tetap melestarikan dan merawat masjid atau tajug, sebagai salah satu pusat peradaban manusia, khususnya bagi umat islam. "Malam hari terdengar suara bedug, pertanda waktu isya sudah tiba. Dengan suksesnya Festival Tajug, kita hadirkan berkah bagi Indonesia," ujar Emil saat membacakan pantun pertama.
"Ibu Cinta menggoreng ikan sepat, paling enak dengan sambel dadakan. Jika ingin selamat dunia akhirat, jadikan masjid sebagai pusat peradaban, " sambung Emil membacakan pantun keduanya.
Sementara itu, di tempat yang sama Ma'ruf Amin sendiri menuturkan, kedatangan dirinya ke Kota Cirebon, Jawa Barat, untuk menepati janjiya. Pasalnya, ia pernah mengatakan apabila ia terpilih sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia mendampingi Joko Widodo (Jokowi), ia berjanji akan datang lagi ke Kota Cirebon.
"Allhamdulillah saya memenuhi janji saya. Kalau saya terpilih saya akan datang lagi ke Cirebon sebagai Wakil Presiden," kata Ma'ruf saat memberi sambutan.