"Belum tentu presiden dapat masukan yang sesuai, mereka kan belum tentu ahli dalam bidangnya. Presiden juga tidak butuh pendapat mereka setiap hari dan setiap saat. Lebih baik presiden melibatkan mereka dalam waktu-waktu tertentu saja saat dibutuhkan," ungkapnya.
Baca Juga : Ketum Partai Besar Jadi Saksi Kesepakatan Airlangga dan Bamsoet
Oleh karenanya, Refly meminta Presiden Jokowi tegas dalam memberikan gaji bagi stafsus milenial. Sebab, tekannya, uang yang diberikan untuk menggaji stafsus milenial berasal dari rakyat.
"Karena ini baru, kita lihat perkembangannya. Presiden juga harus bisa menghitung uang yang dikeluarkan sesuai nggak sama manfaat yang dihasilkan oleh mereka. Soalnya ini uang rakyat," tuturnya.
Sekadar informasi, Presiden Joko Widodo mengangkat tujuh staf khusus dari kalangan milenial. Ketujuhnya yakni Adamas Belva Syah Devara, Putri Indahsari Tanjung, Andi Taufan Garuda Putra, Ayu Kartika Dewi, Gracia Billy Mambrasar, Angkie Yudistia, dan Aminuddin Ma'ruf.
(Angkasa Yudhistira)