Kemudian, ia mencontohkan toleransi yang menarik adalah sebagaimana dipraktikkan umat Hindu dan Islam di Bali pada saat perayaan Hari Raya Nyepi yang jatuh pada hari Jumat. “Kedua tokoh agama, baik dari Hindu dan Islam saling memberikan toleransi dan penghormatan karena pada hari itu keduanya sama-sama melaksanakan peribadatan,” katanya.
Namun demikian, umat muslim tetap dipersilakan melaksanakan ibadah solat Jumat. Sebaliknya, untuk menghormati Hari Raya Nyepi, umat muslim dalam melaksanakan ibadah solat Jum'at tidak menggunakan pengeras suara.
Baca Juga: Golkar: Tujuan Pembangunan Harus Sesuai dengan Sila Kelima Pancasila
Menurut dia, Partai Golkar memiliki historitas yang kuat dengan Pancasila. Salah satu contohnya, yakni mempertahankan Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara.
“Saya meyakini, bahwa Golkar adalah partai politik yang konsisten dan teruji komitmennya manakala menyangkut urusan kebangsaan, terutama dalam hal mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan pemantapan Pancasila,” ujar Yudi.
(Arief Setyadi )