Airlangga Diharapkan Bersikap Demokratis agar Golkar Tak Rawan Pecah

Sarah Hutagaol, Jurnalis
Minggu 01 Desember 2019 09:44 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga (Foto: Fakhrizal/Okezone)
Share :

Selain itu, Ari juga mengingatkan bahwa konsolidasi politik Presiden Jokowi yang susah payah dibangun selama ini bisa saja pupus, apabila Golkar terpecah. Dikhawatirkan akan eksodus dari partai tersebut menjadi oposisi Presiden Jokowi.

"Konstruksi ini kan kalau sampai terpecah pasti merugikan Pak Jokowi. Pak Jokowi sendiri bilang kalau Golkar kenapa-kenapa, ya, pemerintah yang rugi, Pak Jokowi yang rugi. Konsolidasi politik yang dilakukan Pak Jokowi menjadi sia-sia," tegas Ari.

Sebelumnya, politikus Partai Golkar Agun Gunandjar Sudarsa memprotes syarat pendaftaran calon ketua umum Golkar dengan menyertakan dukungan 30 persen dari dewan pimpinan daerah (DPD) pemilik suara.

Menurut, Airlangga Hartarto menggunakan cara-cara tak demokratis demi mempertahankan diri menjadi ketua umum Partai Golkar. Seperti mewajibkan para pendaftar caketum mengantongi dukungan 30 persen dari DPD.

(Edi Hidayat)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya