Jokowi: Yang Ngomong Masa Jabatan Presiden 3 Periode Ingin Tampar Muka Saya

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis
Senin 02 Desember 2019 14:34 WIB
Presiden Joko Widodo (Foto: Ist)
Share :

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) tegas menolak wacana penambahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode. Ia pun menyebut bahwa pengusul masa jabatan tiga periode tersebut sama saja ingin menampar mukanya.

"Ada yang ngomong presiden dipilih tiga periode. Itu ada tiga (maknanya) menurut saya, satu ingin menampar muka saya, yang kedua ingin cari muka, padahal saya sudah punya muka, yang ketiga ingin menjerumuskan," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/12/2019).

Baca Juga: Soal Masa Jabatan Presiden, Pakar HTN: 1 Periode Saja tapi 7 Tahun

Kepala Negara mengatakan sejak awal sudah meminta amendemen UUD 1945 ini fokus pada masalah Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN). Jokowi menyayangkan bahwa rencana amendemen itu kini melebar ke masalah pemilihan, hingga masa jabatan presiden.

"Kan ke mana-mana seperti yang saya sampaikan. Jadi, lebih baik, tidak usah amendemen. Kita konsentrasi saja ke tekanan-tekanan eksternal yang bukan sesuatu yang mudah untuk diselesaikan," ujarnya.

Seperti diketahui, wacana amendemen UUD 1945 dengan mengubah masa jabatan presiden menguat beberapa waktu belakangan. Ada pihak yang dikabarkan menghendaki batas maksimal masa jabatan presiden ditambah menjadi tiga periode, hingga masa jabatan presiden hanya satu periode dengan waktu delapan tahun.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya