Diwartakan sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan sejak awal sudah meminta amendemen UUD 1945 fokus pada masalah Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN). Jokowi menyayangkan rencana amendemen itu kini melebar ke masalah pemilihan, hingga masa jabatan presiden.
Baca Juga : Jokowi: Yang Ngomong Masa Jabatan Presiden 3 Periode Ingin Tampar Muka Saya
"Kan ke mana-mana seperti yang saya sampaikan. Jadi, lebih baik, tidak usah amendemen. Kita konsentrasi saja ke tekanan-tekanan eksternal yang bukan sesuatu yang mudah untuk diselesaikan," ujarnya.
Baca Juga : Mahfud MD Ogah Campuri Wacana Jabatan Presiden 3 Tahun
(Erha Aprili Ramadhoni)