Nurhajizah juga menyebutkan dalam upaya meningkatkan sumber dana untuk membantu para pelajar di Asahan maka pihaknya akan mengajak perusahaan besar di Asahan agar menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu para pelajar kurang mampu melanjutkan studinya.
Henri Siregar menambahkan, menurut data BPS bahwa hanya sekitar 30 persen jalan di Asahan yang bagus. Sisanya dalam kondisi rusak dan harus segera dibenahi. Beranjak dari fakta tersebut, maka pembangunan infrastruktur mutlak harus segera dilakukan.
"Kita akan berjuang maksimal untuk itu,"jelasnya.
Baca Juga: Dosmar Banjarnahor Berburu Tiket Pilkada Humbahas ke Perindo
Sementara itu Ketua DPD Partai Perindo Asahan, Akmal Sitorus menyebutkan, untuk Pilkada Asahan 2020, ada total 14 bakal calon yang mengambil formulir pendaftaran ke Partai Perindo. Namun hingga batas akhir pemulangan formulir, hanya 11 bakal calon yang mengembalikan berkas.
Yakni Syamsudin Lubis, Syamsul Qodri Marpaung, Bachtiar, Johari Ginting, Romansyah, Winda Fitrika, Nurhajizah Marpaung, Henri Siregar, Panusunan Siregar, H Surya dan Taufik Zainal Abidin.
Ke sebelas bakal calon itu pun harus mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di DPW Perindo Sumut. Uji kelayakan dan kepatutan dilaksanakan Partai Perindo 25 November-10 Desember 2019 di Kantor DPW Perindo Sumut.
(Fiddy Anggriawan )