Menurut Nur Hidayat, pengecekan secara detail terhadap kontur dan ke dalaman tanah harus dilakukan, mengingat pembangunan turap membutuhkan pondasi yang kuat. Dia khawatir, pembangunan turap tanpa perencanaan matang justru menambah beban hingga menyebabkan terjadinya longsor.
"Karena kalau pondasi diturap itu masih di atas lapisan bidang gelincirnya ya percuma, akan longsor semua. Yang jelas itu karena daerah padat dan bangunan memang kita khawatirkan akan terus bergerak," sambungnya.
Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, memberikan alternatif jangka panjang guna menghindari terkatung-katungnya kegiatan belajar siswa SKh Assalam 01. Di antaranya dengan membuat turap di dataran bagian belakang sekolah.
"Kita akan turap di bagian belakangnya. Tapi kita juga mmberikan alternatif, agar sementara menempati bangunan di UPT Serpong," jelasnya.
(Edi Hidayat)